Kamis, 10 Oktober 2013

[Review Novel Bangkok The Journal]


Novel Bangkok The Journal


Bangkok The Journal sebuah novel dari seri #STPC (Setiap Tempat Punya Cerita) terbitan GagasMedia karya Moemoe Rizal.


Novel pertama dari seri STPC yang saya baca. Dan saya juga baru tahu kalau novel ini adalah bagian dari seri setiap tempat punya cerita. Saya mendapatkan novel ini secara tidak sengaja dari penulisnya langsung. Ya saya menang kuis dari Giveaway yang kak Moemoe Rizal adakan ketika novel ini mulai terbit.


Tokoh utama pria di novel ini yang bernama Edvan membuat saya membayangkan kalau sosok itu adalah jelmaan kak Moemoe sendiri :p hehehe. Soalnya sebelum novel itu terbit, saya sempat membaca sedikit ulasan novel itu di blog nya kak Moemoe. Jadi Edvan ini berprofesi sebagai seorang arsitek yang mana penulisnya itu sendiri adalah Lulusan Arsitek Perguruan Tinggi Negeri di Kota Bandung. Dan disini Edvan pun berasal kota Kembang Bandung persis seperti penulis aslinya.



Novel Bangkok The Journal ini bercerita tentang Cinta, Keluarga, dan Persahabatan.



Kisah petuangalan seorang Edvan dalam mencari journal warisan Almarhumah Ibundanya di tujuh tempat berbeda di kota Bangkok. Ceriita bermula ketika Edvan sedang merayakan kemenangannya dalam membangun sebuah bangunan cantik di negara Singapura. Saat itu pula ia mendapatkan sebuah kabar yang cukup membuatnya kehilang akan sosok yang sesungguhnya ia sayangi. Edvan yang sudah meninggalkan rumah selama sepuluh tahun terakhir demi menggapai impiannya tersebut di negeri orang, terpaksa harus kembali pulang ke tanah kelahirannya. Edvin sang adik laki-lakinya itu memberi kabar duka tersebut melalui line telepon. Sesampainya di Bandnung Edvan tidak menemukan adik laki-laki satu-satunya yang ia miliki. Ia kehilangan sosok adik laki-lakinya karena Edvin telah berubah total dari yang dia kenal selama hidupnya.



Edvin yang berubah menjadi seorang lady boy terpaksa harus menerima penlakan di awal pertemuannya kembali dengan kakaknya (Edvan). Kisah pencarian tujuh buah jurnal tua di tujuh tempat di kota Bangkok pun harus dilalui dengan berbagai kendala yang ada. Rasa tak percaya akan apa yang dia lakukan pun sempat hinggap di pikiran seorang Edvan dan Edvin pun meyakinkan kakaknya kalau tidak ingin memaksa sang kakak dalam melakukan tugas wasiat dari almarhumah Ibunda mereka.


Benih-benih cinta tiba-tiba saja muncul pada diri Edvan yang memiliki ego tinggi alias kepala batu ketika ia sedang mencari tujuh jurnal tua di kota Bangkok. Seperti apa kisah lengkap dan kelanjutan ceritanya.... yukk cepetan beli di toko buku terdekat dan rasakan hangatnya kisah cinta dari seorang Edvan.





Pokoknya sukses deh untuk Novel Bangkok The Journal ini selain gaya bahasa yang ga terlalu belibet alias ribet dan mudah dimengerti oleh pembaca. Novel ini juga punya daya tarik yang memikat untuk kita ingin bisa pergi mendatangi Bangkok secara langsung. Sekali lagi sukses terus untuk kak Moemoe Rizal penulis Favoritkuuuuu :* semoga suatu saat nanti ada kesempatan untuk aku bikin (nulis) novel duet bareng kak hahaha (mupeng).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar