Di sini aku berdiri sendiri.
Hanya ada udara dan juga dinding-dinding besar disekelilingku.
Dari lubuk hati yang paling dalam aku berkata "dimana teman-teman ku?"
Kemana mereka, mengapa aku di sini hanya sendiri, tanpa teman atau siapa pun??
Tuhan, apakah aku di takdirkan untuk hidup sendiri tanpa teman??
Ataukah memang mereka yg tidak mau berteman dengan diriku ini??
Aku sungguh tak mengerti apa yang terjadi.
Tapi aku yakin hidupku yang sendiri tidak akan berlangsung selamanya....
Tuhan, aku memohon kepadamu berilah diri ku ini kekuatan di kala aku sedang sendiri....
Teman, ajaklah aku untuk bermain bersamamu, walau hanya sekali seumur hidupku....
Teman, janganlah kau menjauh dri diriku....
Teman, aku tak mau sendiri tanpamu...
Hanya ada udara dan juga dinding-dinding besar disekelilingku.
Dari lubuk hati yang paling dalam aku berkata "dimana teman-teman ku?"
Kemana mereka, mengapa aku di sini hanya sendiri, tanpa teman atau siapa pun??
Tuhan, apakah aku di takdirkan untuk hidup sendiri tanpa teman??
Ataukah memang mereka yg tidak mau berteman dengan diriku ini??
Aku sungguh tak mengerti apa yang terjadi.
Tapi aku yakin hidupku yang sendiri tidak akan berlangsung selamanya....
Tuhan, aku memohon kepadamu berilah diri ku ini kekuatan di kala aku sedang sendiri....
Teman, ajaklah aku untuk bermain bersamamu, walau hanya sekali seumur hidupku....
Teman, janganlah kau menjauh dri diriku....
Teman, aku tak mau sendiri tanpamu...
Kutemukan diriku terbaring terbujur kaku di atas keramik kamar.
Busa putih keluar dengan volume yang cukup banyak dari mulutku.
Wajahku terlihat pucat..
Dan kemudian Ibu dan Ayah menghampiri dan memeluk erat tubuhku..
Air mata tak tertahankan lagi.. Ibu pingsan di dekapan Ayah ketika melihat
sosokku yang sudah tak bernyawa.
Mati dalam kesendirian dan kesepian..
Tanpa ada tangisan dari seorang teman..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar