Jumat, 03 Januari 2014

Pesan untuk para saha(he)bat.


Tidak ada teman di depanmu. Melainkan mereka ada di sampingmu :).




Sahabat sejati...

Aku belum menemukanmu dalam selisih jarak hati dan pikiranku.


Aku belum merasa berjumpa denganmu selekat, dan senyaman selama ini...


Sahabat..

Rindukah kamu akan diriku?


Sahabat..
Dimanakah aku akan menemukan dirimu..


Bagian dari diriku yang separuh utuh...


Sahabat..


Nu saha..
Siapa pun engkau...



Aku mencari dirimu..

Untuk menjadi sahabat sejati dalam hidupku..


Bersama dalam suka dan dukaaa..



Merasa bahagia dan sedih bersama...


Aku akan hadir dan menemanimu walaupun kau hanya ingat kepadaku dikala lara menyapamu..



Aku akan hadir..
Menyemangatimu..


Memberimu senyum tulus dan senyum penuh harapan akan kebahagian..


Sahabat...

Rinduku padamu..


Mungkin waktu yang akan menentukan..

Kapankah kita akan bertemu..



Sahabat doaku selalu menyertai hari-harimu..



Semoga kau selalu merasa bahagia walau aku tak berada di sampingmu.


Sahabat..

Jarak dan waktu bukanlah masalah bagiku..


Hariku tanpamu sangatlah sepi..




Aku tahu.. Aku tak boleh menjadi manusia yang egois..

Yang selalu mengharapkan keberadaan dirimu di setiap waktuku...



Tapi adakah waktu luangmu untuk mungkin hanya sekejap saja..



Menuai rindu yang selama ini kupendam.



Bersama denganmu kurasakan kehangatan dan tulusnya arti pertemanan..



Tak ada materi yang kita perebutkan..




Tak ada cinta yang diperebutkan..




Tak ada hati yang ingin disakiti ataupun disia-siakan..


Tak ada perih yang terlontar ketika kalimat tajam terucap dari bibirmu...


Tak ada tawa yang tak mungkin keluar ketika bersama denganmu...


Tak akan ada perih yang terjadi walaupun kau mencubitku setengah mati ketika aku menahan sakitnya.


Tak ada kicauan menjatuhkan bahkan mengolok ketika kita bersama....













Puisi Pagi Hari yang tidak untuk dimengerti ataupun dipahami..


Sabtu, 23 Nopember 2013. 03:51



Jakarta. Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar